Sujud tilawah sering dilakukan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, khususnya pada waktu shalat Subuh hari Jum’at. Pada momen ini, imam membaca ayat sajdah lalu bertakbir dan langsung sujud.


Namun, tidak sedikit jamaah yang belum memahami sujud tilawah. Akibatnya, ketika imam tiba-tiba sujud setelah membaca ayat sajdah, sebagian jamaah mengira gerakan tersebut adalah rukuk, sehingga tidak ikut sujud, lalu berdiri kembali karena merasa salah gerakan.


Hal ini bukan karena kelalaian, melainkan karena kurangnya pemahaman tentang sujud tilawah dan tata caranya dalam shalat berjamaah.


Agar ibadah tetap khusyuk dan sesuai tuntunan sunnah, penting bagi setiap muslim memahami apa itu sujud tilawah, kapan dilakukan, serta bagaimana cara mengikutinya dengan benar.


Pengertian Sujud Tilawah

Apa Itu Sujud Tilawah?

Sujud tilawah (sajdah) adalah sujud yang dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah dalam Al-Qur’an. Sujud ini merupakan bentuk ketundukan dan pengagungan seorang hamba kepada Allah ﷻ saat ayat sajdah dibacakan, baik di dalam shalat maupun di luar shalat.


Ayat-Ayat Sajdah dalam Al-Qur’an

Daftar 15 Ayat Sajdah

Dalam Al-Qur’an terdapat 15 ayat sajdah, yaitu:

  1. Al A’raf ayat 206
  2. Ar Ra’d ayat 15
  3. An Nahl ayat 50
  4. Al Isra ayat 109
  5. Maryam ayat 58
  6. Al Hajj ayat 18
  7. Al Hajj ayat 77
  8. Al Furqan ayat 60
  9. An Naml ayat 26
  10. As Sajdah ayat 15
  11. Sad ayat 24
  12. Fussilat ayat 38
  13. An Najm ayat 62
  14. Al Insyiqaq ayat 21
  15. Al Alaq ayat 19


Ciri-Ciri Ayat Sajdah dalam Al-Qur’an

Agar jamaah dan pembaca lebih mudah mengenali ayat sajdah, berikut dua ciri umum ayat sajdah:


1. Terdapat Tanda Khusus dalam Mushaf

Pada mushaf Al-Qur’an cetakan standar, ayat sajdah ditandai dengan simbol khusus, biasanya berupa tulisan ۩ (sajdah) di tepi atau akhir ayat.


Tanda ini menjadi petunjuk visual bahwa ayat tersebut dianjurkan untuk melakukan sujud tilawah.


2. Berisi Perintah atau Anjuran Bersujud

Secara makna, ayat sajdah umumnya mengandung perintah sujud, ajakan tunduk kepada Allah ﷻ, atau penjelasan tentang makhluk yang bersujud kepada-Nya.


Keutamaan Sujud Tilawah

Hadits Tentang Setan Menjauh Saat Sujud Tilawah

Sujud tilawah memiliki keutamaan besar, hingga membuat setan menjauh sambil menangis.

Hadits:


إِذَا قَرَأَ ابْنُ آدَمَ السَّجْدَةَ فَسَجَدَ اعْتَزَلَ الشَّيْطَانُ يَبْكِي، يَقُولُ: يَا وَيْلَهُ، أُمِرَ ابْنُ آدَمَ بِالسُّجُودِ فَسَجَدَ فَلَهُ الْجَنَّةُ، وَأُمِرْتُ بِالسُّجُودِ فَأَبَيْتُ فَلِيَ النَّارُ


“Jika anak Adam membaca ayat sajdah lalu dia sujud, maka setan menjauh sambil menangis. Ia berkata, ‘Celaka aku. Anak Adam diperintahkan sujud lalu dia bersujud, maka baginya surga. Aku diperintahkan sujud namun menolak, maka bagiku neraka.’” (HR. Muslim)


Tata Cara Sujud Tilawah dalam Shalat Berjamaah

Cara Mengikuti Sujud Tilawah Bersama Imam


Berikut panduan praktis mengikuti sujud tilawah ketika shalat berjamaah:

  1. Imam membaca ayat sajdah, lalu bertakbir dan langsung sujud.
  2. Jamaah mengikuti sujud bersama imam dengan bertakbir tanpa mengangkat tangan.
  3. Jamaah membaca doa sujud tilawah ketika sujud.
  4. Setelah sujud, imam bertakbir untuk berdiri kembali dan melanjutkan bacaan ayat berikutnya.


Catatan: Jamaah tidak melakukan rukuk sebelum sujud tilawah. Oleh karena itu, penting memperhatikan gerakan imam agar tidak tertinggal atau keliru dalam mengikuti shalat.


Doa Sujud Tilawah

Bacaan Doa Sujud Tilawah Sesuai Sunnah

Dari ‘Aisyah Radiyallahu ‘Anha, beliau menyebutkan bahwa Rasulullah ﷺ membaca doa berikut ketika sujud tilawah:


سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ


Sajada wajhi lilladzi khalaqahu, wa shawwarahu, wa shaqqa sam‘ahu wa basharahu. Tabārakallāhu ahsanul khāliqīn.


“Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, membentuknya, serta menjadikan pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah, sebaik-baik Pencipta.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa’i)


Tips Penting bagi Jamaah Agar Tidak Tertinggal


  • Tetap Fokus: Jika imam membaca surat-surat yang mengandung ayat sajdah (seperti surat As-Sajdah pada subuh hari Jumat), bersiaplah untuk gerakan sujud yang tiba-tiba.
  • Ingat Kebiasaan: Banyak Masjid terkhusus di Makkah & Madinah pada hari Jum'at melakukan Sujud Sajadah/ Sujud Tilawah.
  • Pahami Maknanya: Mengingat setan menangis saat kita sujud tilawah, jadikan momen ini sebagai bentuk kemenangan iman kita atas godaan setan.


Barakallah fiikum